Tuesday, February 10, 2015

Symfony 2 Hari 2: Memulai pembuatan aplikasi

Persiapan

Agar lebih nyaman sebagai tambahan install beberapa fitur berikut:

Install PHP acl

sudo apt-get install acl

Install dan aktifkan PHP apc

sudo apt-get install php-apc
sudo service apache2 restart

Symfony command console

Symfony memiliki command-command terminal yang sangat membantu saat pembuatan aplikasi. Untuk melihat list command yang terdapat di Symfony gunakan perintah berikut:

Sebelumnya, masuk ke dalam folder project Symfony yang kita buat, misalnya tadi saya membuat project Symfony dengan nama sandbox jadi saya masuk ke dalam folder sandbox tersebut. Lalu jalankan perintah:

php app/console list

Dimulai dengan Bundle

Dalam setiap project Symfony yang kita buat, aplikasi yang kita buat akan dibangun di dalam sebuah bundle. Apa itu bundle? bundle dalam Symfony mirip seperti plugin, sifatnya sangat dinamis. Jadi bundle ini bisa dipasang di aplikasi lain atau project lain. Ok, hal pertama untuk membangun aplikasi di Symfony adalah membuat bundle. Untuk membuat bundle baru ketika perintah berikut di terminal:

php app/console generate:bundle --namespace=Ibw/JobeetBundle

Kemudian akan muncul beberapa pertanyaan pada terminal, seperti berikut:

Bundle name [IbwJobeetBundle]:

Untuk pertanyaan seperti di atas langsung tekan enter saja.

Target directory [/home/wedus/wedusweb/sandbox/src]:

Untuk target directory kita gunakan default jadi langsung tekan enter saja.

Configuration format (yml, xml, php, or annotation):

Format configurasi kita pilih yml jadi ketikan 'yml' lalu tekan enter.

Do you want to generate the whole directory structure [no]?

Dialog tersebut meminta konfirmasi apakah kita akan menggenerate semua struktur direktori bundle. Karena kita akan menggenerate semua jadi ketikan 'yes' lalu tekan enter.

Do you confirm generation [yes]?

Dialog di atas meminta konfirmasi apakah kita menggenerate bundle dengan konfigurasi tersebut. Tentunya iya maka ketikan 'yes' lalu tekan enter.

Confirm automatic update of your Kernel [yes]?

Dialog di atas menanyakan apakah kita akan mengupdate Symfony kernel pada aplikasi kita (mendaftarkan bundle kita ke kernel). Tentu saja iya maka ketikan 'yes' lalu tekan enter.

Confirm automatic update of the Routing [yes]?

Dialog di atas menanyakan apakah kita akan mengupdate routing Symfony, tentu saja ya, maka ketikan 'yes' lalu tekan enter.

Ok, semoga lancar dan sekarang kamu bisa melihat bundle yang kamu buat di dalam folder sandbox/src/Ibw/JobeetBundle. Di sana kamu akan menemukan empat folder yaitu: Controller, DependencyInjection, Resources, Tests, dan satu file IbwJobeetBundle.php. Untuk melihat default page dari bundle tersebut akse url berikut dari web mu.

http://localhost/sandbox/web/app_dev.php/hello/jobeet

untuk sandbox-nya sesuaikan dengan nama folder project Symfony mu. Setelah diakses maka kamu akan melihat teks yang berbunyi

Hello jobeet!

Jika kamu sudah bisa membaca tulisan tersebut berarti pembuatan bundle sudah berhasil. Ada masalah? tinggalkan comment atau email vizzlearn@gmail.com

No comments:

Post a Comment